Mind Map, Apakah Itu????

Mind Map, Apakah Itu????

Mind mapping

diartikan sebagai proses memetakan pikiran untuk menghubungkan konsep-konsep permasalahan tertentu dari cabang-cabang sel saraf yang membentuk korelasi konsep menuju pada suatu pemahaman dan hasilnya dituangkan di atas kertas dengan animasi yang disukai dan gampang dimengerti oleh pembuatnya. Sehingga tulisan yang dihasilkan merupakan gambaran langsung dari cara kerja koneksi-koneksi didalam otak

Mind Mapping mampu meningkatkan cara kita  merekam informasi, dan mendukung dan meningkatkan pemecahan masalah secara kreatif. Dengan menggunakan Mind Map, kita bisa dengan cepat mengidentifikasi dan memahami struktur subjek. Anda dapat melihat potongan-potongan informasi yang cocok bersama-sama, serta merekam fakta-fakta yang terkandung dalam catatan. Bahkan, mereka menyimpan informasi dalam format yang dapat dengan mudah diingat dan cepat untuk meninjau, agar Peta Pikiran dapat pemecahan masalah secara kreatif.

Manfaat Peta Pemikiran (Mind Mapping)

Mind maping juga dapat menyingkat penggunaan waktu dalam mempelajari suatu informasi. Hal ini disebabkan karena dapat menyajikan gambaran menyeluruh dalam waktu yang lebih singkat. Dengan kata lain, Mind maping mampu memangkas waktu belajar dengan mengubah pola pencatatan linear menjadi pencatatan yang efektif dan sekaligus langsung dapat dipahami oleh individu.

Beberapa manfaat Mind mapping antara lain:

  • Mendefinisikan Tema utama secara sangat jelas karena Berada Di di tengah.
  • Level keutamaan informasi teridentifikasi secara lebih baik, informasi yang memiliki kadar kepentingan lebih diletakkan dengan tema utama.
  • Hubungan masing-masing informasi secara mudah dapat segera dikenali.
  • Lebih mudah memahami dan mengingat.
  • dapat menggabungkan Informasi baru setelahnya tanpa merusak keseluruhan struktur Mind mapping, sehingga proses pengingatan lebih cepat.
  • mempermudah proses pengingatan karena Mind mapping sangat unik
  • karena hanya menggunakan kata kunci jadi mempercepat proses pencatatan

Membuat Peta Pemikiran (Mind Mapping)

Beberapa hal yang penting dalam membuat peta pikiran ada dibawah ini sebagai berikut:

  • Pastikan Tema Utama Terletak Di Tengah-Tengah
    Contohnya, apabila kita sedang mempelajari pelajaran sejarah kemerdekaan Indonesia, maka tema utamanya ialah sejarah Indonesia.
  • Dari Tema Utama, Akan memunculkan Tema-Tema Turunan Yang Masih Berkaitan Dengan Tema Utama
    Dari tema utama Sejarah Indonesia, maka tema-tema turunan dapat terdiri dari: waktu , tempat dll.
  • Cari Hubungan Antara Setiap Tema Dan Tandai Dengan Garis, Warna Atau Simbol
    Dari setiap tema turunan terutama akan muncul lagi tema turunan ke dua, ketiga dan seterusnya. Maka langkah berikutnya adalah mencari hubungan yang ada antara setiap tema turunan. Gunakan garis, warna, panah atau cabang dan bentuk-bentuk simbol lain untuk menggambarkan hubungan diantara tema-tema turunan tersebut. Pola-pola hubungan ini akan membantu kita memahami topik yang sedang kita baca. Selain itu peta Pikiran yang telah dimodifikasi dengan simbol dan lambang yang sesuai dengan selera kita, akan jauh lebih bermakna dan menarik dibandingkan Peta Pikiran yang miskin warna.
  • Gunakan Huruf Besar.
    Huruf besar akan mendorong kita untuk menuliskan poin-poin penting di Peta Pikiran. Selain itu, membaca suatu kalimat dalam gambar akan jauh lebih mudah apabila dalam huruf besar dibandingkan huruf kecil, penggunaan huruf kecil bisa diterapkan pada poin-poin yang sifatnya menjelaskan poin utama.
  • agar kita berpikir kreatif Buat Peta Pikiran Dikertas Polos Dan Hilangkan Proses Edit
    Ide dari peta pikiran ,
  • Sisakan Ruangan Untuk Penambahan Tema
    Peta pikiran yang bermanfaat. biasanya kita akan menambahkan informasi, menulis pertanyaan atau menandai poin-poin penting Setelah menggambar peta pikiran pada versi pertma,. Karena itu jangan lupa sisakan ruang di kertas Peta Pikiran untuk penambahan tema.